Siaran Kabar MEDAN – Menyambut Hari Raya Deepavali 5128 Kaliyuga Tahun 2026, tokoh masyarakat India Sumatera Utara, Dr. S. Siwaji Raja, S.T., M.Sos., kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan tali kasih dengan menyalurkan 20 ton beras kepada masyarakat yang membutuhkan.
Berdasarkan pantauan awak media, kegiatan tersebut merupakan tradisi kemanusiaan yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh almarhum ayahandanya, Sankar Linggam, dan terus dilestarikan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan sosial ini tidak hanya menjadi momentum berbagi menjelang Deepavali, tetapi juga mencerminkan semangat kemanusiaan yang melampaui batas agama, suku, dan golongan.
Dalam pelaksanaannya, penyaluran bantuan turut dibantu oleh jajaran Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Sumatera Utara dan PHDI Kota Medan, sebagai bentuk kebersamaan dan gotong royong dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dr. S. Siwaji Raja menyampaikan bahwa kegiatan berbagi tersebut merupakan amanah dan warisan nilai kemanusiaan dari orang tuanya yang terus dijaga hingga saat ini.
"Kegiatan tali kasih ini merupakan tradisi yang telah diwariskan oleh almarhum ayahanda kami sejak dahulu. Kami berupaya terus melanjutkan semangat berbagi ini, bukan hanya pada perayaan Deepavali, tetapi juga pada Idulfitri, Iduladha, Natal, Tahun Baru, serta berbagai kegiatan sosial lainnya," ungkap Siwaji Raja yang juga merupakan Ketua Bidang Keagamaan dan Spiritualitas PHDI Pusat.
Selain kegiatan berbagi pada momentum hari besar keagamaan, keluarga besar Siwaji Raja juga secara konsisten menjalankan program sosial Sangkara Free Meals, yakni kegiatan berbagi makanan gratis kepada masyarakat yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Rabu.
"Bagi kami, berbagi bukan hanya dilakukan pada momentum hari raya, tetapi menjadi bagian dari pengabdian yang terus kami jalankan. Melalui Sangkara Free Meals setiap hari Rabu, kami ingin terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan dapat membantu dan membawa kebahagiaan bagi sesama," pungkas Siwaji Raja yang juga merupakan Ketua Yayasan Pendidikan Sangkara School.
Sementara itu, Ketua PHDI Provinsi Sumatera Utara, Surya, menyampaikan apresiasi atas konsistensi kepedulian sosial keluarga besar Siwaji Raja yang terus diwariskan lintas generasi.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan mulia ini. Penyaluran 20 ton beras tentu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya menjelang Deepavali. PHDI Sumatera Utara bersama PHDI Kota Medan turut bergerak membantu penyalurannya sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan," ungkap Surya.
Surya juga menyampaikan rasa syukur karena saat ini semakin banyak tokoh masyarakat, pengusaha, dan dermawan yang mulai tergerak untuk melaksanakan kegiatan sosial serta membantu masyarakat yang membutuhkan.
"Kita patut bersyukur karena semakin banyak tokoh masyarakat yang tergerak hatinya untuk berbagi. Namun, harapan kami, kegiatan sosial seperti ini hendaknya dilaksanakan dengan semangat kemanusiaan yang tulus, tanpa mengkotak-kotakkan masyarakat berdasarkan kelompok, kedekatan, maupun latar belakang tertentu. Terutama bagi masyarakat India yang membutuhkan, siapa pun mereka, sudah sepatutnya mendapatkan perhatian yang sama. Jangan sampai kegiatan tali kasih justru menciptakan sekat-sekat di tengah masyarakat. Jadikan kegiatan berbagi sebagai sarana mempersatukan, bukan membeda-bedakan. Sebab, kemanusiaan harus berada di atas segala perbedaan," pungkas Surya.
Penyaluran 20 ton beras menjelang Deepavali 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial dapat terus diwariskan dari generasi ke generasi sekaligus menginspirasi semakin banyak pihak untuk bergerak membantu sesama.
Deepavali bukan sekadar perayaan kemenangan cahaya atas kegelapan, tetapi juga momentum menyalakan cahaya kemanusiaan, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. (Rudi Swaren/Redaksi)
