Siaran Kabar | ASAHAN – Seorang pemancing dilaporkan menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh sekelompok orang di Desa Nangka, Kecamatan Sei Kepayang Barat, Kabupaten Asahan, pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari korban dan sejumlah pihak di lokasi, peristiwa tersebut diduga bermula dari cekcok atau adu mulut yang terjadi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tanjungbalai. Setelah perselisihan itu, sekelompok orang yang diperkirakan berjumlah sekitar 25 orang diduga mencari korban hingga ke lokasi tempat korban sedang memancing di Desa Nangka.
Sesampainya di lokasi, korban diduga langsung dikeroyok oleh sekelompok orang tersebut. Menurut keterangan yang diperoleh, sebagian terduga pelaku diduga menggunakan benda berupa kayu, dan terdapat pula dugaan penggunaan kapak dalam aksi penganiayaan tersebut. Informasi mengenai kronologi dan alat yang digunakan masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.
Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya luka di bagian belakang kepala, memar pada wajah, patah tulang hidung, serta memar di beberapa bagian tubuh lainnya. Korban kemudian mendapatkan penanganan medis sebelum melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Sei Kepayang.
Hingga berita ini ditulis, korban mengaku telah membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian. Berdasarkan informasi yang diperoleh, belum ada pihak yang diumumkan sebagai tersangka maupun diamankan terkait dugaan pengeroyokan tersebut.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena diduga melibatkan aksi kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap seorang korban. Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh dengan mengumpulkan alat bukti, memeriksa para saksi, serta mengambil langkah hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Hingga saat ini, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut. Redaksi akan memperbarui informasi apabila telah ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum maupun pihak-pihak terkait.


