Upacara Abhisheka Ratu Dalem Semarapura putra Shri Coma Kepakisan Berlangsung di Kerajaan Klungkung Bali,hadir Catur Sagotra Mataram Sebagai Duta Budaya


Bali / Siaran kabar - Persaudaraan pemangku adat lintas budaya nusantara bersama catur Sagotra  Mataram hadir pada acara undangan Festival Budaya Kerajaan Klungkung Minggu, 10 - 11 Oktober 2026 . 

Dalam acara Festival ini berlangsung dari tanggal 9 - 11 Oktober 20206 acara tersebut bertempat didalam kawasan bersejarah Puri Agung Klungkung dihadiri oleh 75 Kerajaan Nusantara baik Surakarta dan Jogjakarta.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian warisan budaya Kerajaan sekaligus penguatan identitas dan tradisi masyarakat setempat atau semeton Bali. Rangkaian acara ini bertepatan dengan peringatan wanti warsa ke XVI serta upacara sakral Abhisheka Ratu Dalem Smara Putra Shri Coma  Kepakisan. Selain itu juga, Klungkung Heritage Festival yang berlangsung di kawasan Kertha Gosa , tegas Ariyanto. 

Peserta Catur Sagotra yang turut hadir yakni R.M.B Ariyanto S. Menyampaikan kebanggaanya atas kehadiran semua raja - raja nusantara dalam kegiatan budaya tersebut, menurut Ariyanto kunjungan ini menjadi momentum dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen organisasi dalam mendukung pelestarian budaya daerah dan Nasional. Semoga acara ini menjadi berkah dan mempererat silaturahmi antara Jawa Bali, kami sangat mendukung penuh kegiatan pelestarian budaya daerah yang luar biasa ini, serta pelestarian tradisi peninggalan leluhur merupakan bagian penting dalam menjaga jati diri bangsa ditengah perkembangan zaman atau " Melestarikan budaya leluhur adalah menjaga jati diri bangsa " Katanya.

Ia juga berharap para pemerhati budaya dapat tarus berperan dalam mendukung berbagai kegiatan yang bertujuan menjaga warisan budaya Indonesia " Semoga para budayawan senantiasa mendukung upaya pelestarian budaya daerah, karenanya budaya adalah Pondasi Kesatuan Kita, mari kita jaga warisan ini. 

Menurut Pemerhati budaya yang ada di Jawa Tengah yakni Kedhaton Mataram Agung sebut saja KRT. Kokok Wahyudi S.H menjelaskan bahwa Festival budaya Kerajaan Klungkung 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang untuk merawat tradisi dan sejarah Kerajaan, tetapi juga mendorong perkembangan pariwisata serta menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.Kehadiran berbagai elemen masyarakat setempat dan masyarakat budaya diharapkan juga dapat memperkuat kolaborasi dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya nusantara agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya. (Red/ Alfian) 

Lebih baru Lebih lama