Siaran Kabar | MEDAN — Sebagai bentuk penerapan tridharma perguruan tinggi, Politeknik Negeri Medan (Polmed) merealisasikan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tahun 2026 dengan menggandeng pelaku usaha mikro di Kota Medan. Kegiatan pengabdian yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) ini menjalin kemitraan dengan Kantin Mak Abror yang berlokasi di Jalan Pendidikan No. 21, Medan.
Dalam pelaksanaannya, tim pengabdi mendalami profil usaha serta memetakan kondisi riil operasional mitra. Melalui pedoman wawancara yang telah disiapkan, pengumpulan data mencakup besaran modal awal, perkembangan omzet bulanan, hingga berbagai hambatan utama yang memengaruhi keberlangsungan usaha jasa boga tersebut.
Kantin Mak Abror sendiri merupakan usaha kuliner yang dikelola oleh Fitri Indah Sari Daulay dan telah konsisten melayani pelanggan selama kurang lebih empat tahun.
Fokus perhatian utama dalam analisis lapangan ini tertuju pada dinamika efisiensi operasional.
Berdasarkan temuan di lokasi, pengelola dihadapkan pada tingginya pengeluaran rutin—salah satunya untuk pengadaan es batu secara berkala—serta fluktuasi tingkat permintaan pembeli yang berpengaruh langsung terhadap pendapatan kantin.
Proses pendataan dan pemetaan ini menjadi pijakan krusial dalam memotret tantangan nyata yang dihadapi pelaku usaha kecil. Informasi terukur tersebut nantinya difungsikan sebagai bahan evaluasi komprehensif guna merumuskan program bantuan serta strategi pendampingan teknis yang tepat sasaran.
Adapun tim akademisi Politeknik Negeri Medan yang menjalankan agenda pengabdian tahun 2026 ini terdiri dari Ir. Cholish, S.T., M.T.; Ir. Muhammad Rusdi, S.T., M.T.; Faisal Fahmi Hasan, S.T., M.T.; M. Anhar Pulungan, S.T., M.T.; Irfan Nofri, S.T., M.T.; serta turut melibatkan Dr. Zulkifli Othman sebagai mitra dari UiTM.
Langkah ini mempertegas peran aktif perguruan tinggi dalam merespons permasalahan riil di masyarakat.
Meski demikian, efektivitas pendampingan serta dampak konkret dari pelaksanaan program ini terhadap pertumbuhan Kantin Mak Abror masih menantikan konfirmasi lanjutan dari tim pelaksana. (Redaksi)
