MTsS Al Washliyah Tanjung Morawa Siapkan Pramuka Terbaik untuk Kemsama Sumut 2026

 


Siaran Kabar | TANJUNG MORAWA | - Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Al Washliyah Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, mematangkan persiapan untuk mengirimkan kontingen Pramuka Penggalang terbaik dalam Kemah Bersama Satuan Komunitas Pramuka Al Washliyah Sumatera Utara Tahun 2026. Selain mengasah keterampilan kepramukaan, madrasah ini menyiapkan 25 peserta didik untuk menampilkan tarian Nusantara pada acara pembukaan sebagai bentuk pengenalan kekayaan budaya Indonesia.


Kemsama Satuan Komunitas Pramuka Al Washliyah Sumatera Utara 2026 dijadwalkan berlangsung pada 22–25 Oktober 2026 di Singapura Land, Kabupaten Batu Bara. Kegiatan ini akan mempertemukan anggota Pramuka Al Washliyah dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara untuk mempererat persaudaraan, mengembangkan keterampilan, serta menumbuhkan karakter generasi muda.


Kepala MTsS Al Washliyah Tanjung Morawa, Edi Jatmiko, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa pihaknya mempersiapkan peserta secara menyeluruh. Persiapan tersebut mencakup kemampuan fisik, kesiapan mental, kemandirian, kedisiplinan, dan penguatan nilai-nilai keislaman serta ke-Alwashliyah-an.


Selama beberapa pekan terakhir, para siswa yang tergabung dalam regu Pramuka Penggalang menjalani latihan rutin di halaman madrasah di Jalan Bandar Labuhan, Desa Dagang Kerawan, Kecamatan Tanjung Morawa. Latihan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah membangun kesiapan peserta sebelum mengikuti kegiatan tingkat provinsi.


Penguatan Keterampilan dan Karakter Pramuka


Materi latihan mencakup berbagai keterampilan kepramukaan atau scouting skills, antara lain pendirian tenda, pionering atau tali-temali, navigasi darat, serta penguasaan sandi dan morse. Para peserta juga melatih kedisiplinan melalui baris-berbaris dan latihan fisik secara teratur.


Selain keterampilan teknis, madrasah memberikan pembekalan seni budaya dan keagamaan. Para siswa mempersiapkan penampilan seni, menghafal surah dan doa, serta memperdalam pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.


Edi menjelaskan bahwa persiapan tersebut tidak hanya bertujuan menghadapi perlombaan atau menyukseskan kegiatan perkemahan. Pihaknya ingin menjadikan Kemsama sebagai ruang pembinaan karakter agar para siswa tumbuh menjadi generasi muda yang berakhlak mulia, mandiri, disiplin, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.


"Partisipasi kita pada Kemsama SAKO Pramuka Al Washliyah Sumut 2026 bukan sekadar menghadiri ajang berkemah biasa, melainkan sarana membentuk karakter kader muda Al Washliyah yang berakhlak mulia, mandiri, dan siap berkontribusi bagi Masyarakat, Kami ingin anak-anak tampil dengan kedisiplinan tinggi, membawa nama baik madrasah serta daerah, dan yang terpenting adalah mengamalkan Dasadarma Pramuka serta nilai-nilai keislaman selama kegiatan berlangsung," jelas Edi.


Menurutnya, keberhasilan peserta tidak semata-mata diukur dari capaian selama kegiatan, tetapi juga dari kemampuan mereka menerapkan nilai-nilai Pramuka, menjaga sikap, menghormati sesama peserta, dan menunjukkan tanggung jawab sebagai pelajar.


Tarian Nusantara Meriahkan Pembukaan Kemsama


Selain mengikuti rangkaian kegiatan kepramukaan, MTsS Al Washliyah Tanjung Morawa mendapat kesempatan untuk menampilkan kreativitas seni peserta didik dalam acara pembukaan Kemsama SAKO Pramuka Al Washliyah Sumatera Utara 2026.


Madrasah tersebut menyiapkan 25 peserta didik yang tergabung dalam sanggar seni tari untuk membawakan tarian Nusantara. Penampilan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menunjukkan kemampuan seni para siswa madrasah kepada peserta dari berbagai daerah.


Edi mengatakan, penampilan tersebut telah dipersiapkan secara khusus agar para siswa dapat memberikan pertunjukan yang menarik dan mencerminkan keberagaman budaya Indonesia. Melalui tarian Nusantara, madrasah ingin menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya mengembangkan pengetahuan dan keterampilan akademik, tetapi juga memberi ruang bagi kreativitas, apresiasi budaya, dan pengembangan potensi peserta didik.


“Nanti saat acara pembukaan Kemsama MTsS Al Washliyah Tanjung Morawa akan menurunkan 25 orang peserta didik yang tergabung dalam sanggar seni tari madrasah untuk tampil membawakan tarian Nusantara. Penampilan megah ini disiapkan sebagai bentuk apresiasi budaya sekaligus menunjukkan keberagaman serta kreativitas seni santri-santriwati di panggung tingkat provinsi,” ungkap Edi.


Keterlibatan para penari tersebut juga memperluas makna partisipasi madrasah dalam Kemsama. Para siswa tidak hanya menunjukkan kemampuan dalam kegiatan kepramukaan, tetapi juga memperkenalkan seni tradisional sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.


SAKO Deli Serdang Apresiasi Persiapan Madrasah


Kesiapan MTsS Al Washliyah Tanjung Morawa mendapat apresiasi dari Ketua Satuan Komunitas Pramuka Al Washliyah Kabupaten Deli Serdang, Imran Obos, S.E. Ia menilai kesungguhan pangkalan dalam mempersiapkan peserta menjadi modal penting bagi kontingen Kabupaten Deli Serdang untuk mengikuti Kemsama tingkat Sumatera Utara.


Menurut Imran, keterlibatan aktif gugus depan dan dukungan pihak madrasah dapat memperkuat kesiapan kontingen. Koordinasi yang baik antara pembina, peserta, pihak madrasah, dan pimpinan SAKO daerah juga berperan penting dalam membangun semangat kebersamaan serta mencapai hasil terbaik.


“Partisipasi aktif dan kesiapan pangkalan dari Mts S ini akan menjadi kekuatan besar bagi Kontingen Kabupaten Deli Serdang dalam mengarungi ajang Kemsama Sumut 2026. Sinergi antara gugus depan, pangkalan madrasah, serta pimpinan SAKO daerah diharapkan mampu mengantarkan kontingen Deli Serdang meraih capaian terbaik dan membawa pulang wawasan serta prestasi membanggakan,” jelas Imran Obos.


Apresiasi tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi MTsS Al Washliyah Tanjung Morawa untuk mempertahankan semangat latihan dan memastikan seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan disiplin. Madrasah berharap kontingennya dapat berpartisipasi secara optimal, menjalin persahabatan dengan Pramuka dari berbagai daerah, serta membawa pulang pengalaman yang bermanfaat bagi pengembangan diri siswa.


Melalui persiapan keterampilan, pembinaan karakter, penguatan nilai keagamaan, dan penampilan seni budaya, MTsS Al Washliyah Tanjung Morawa berupaya menghadirkan partisipasi yang menyeluruh dalam Kemsama 2026. Langkah tersebut juga menunjukkan peran kegiatan Pramuka dalam mendukung pendidikan karakter sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengenal keberagaman budaya Indonesia. (IS)

Lebih baru Lebih lama