Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Label

Camat Mazino Bacakan Sejarah Pembentukan Kecamatan pada HUT ke-81 RI di Hilizalootano

Selasa, Agustus 18, 2026 | 11:36 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-18T04:36:51Z

Siaran Kabar | HILIZALOOTANO, NIAS SELATAN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dipusatkan di halaman Desa Hilizalootano, Kecamatan Mazino, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, berlangsung khidmat dan semarak, Senin (17/8/2026).


Dalam amanatnya, Camat Mazino Conibius Zamili, S.E., M.A.P., tidak hanya menyampaikan pesan kemerdekaan, tetapi juga membacakan kembali sejarah panjang perjuangan pembentukan Kecamatan Mazino.


Menurut Conibius, gagasan pembentukan wilayah tersebut telah muncul sejak 1998, ketika kawasan itu masih berada dalam wilayah Kabupaten Nias. Saat itu, gagasan tersebut dikenal dengan nama TOMA, yang merupakan singkatan dari Toone Asi Mazino.


Perjuangan tersebut kemudian kembali digagas dan diperjuangkan pada 2006 oleh sejumlah tokoh yang sebelumnya terlibat dalam gagasan awal. Perjuangan itu terus berjalan hingga Kabupaten Nias Selatan resmi menjadi kabupaten otonom pada 2009.


Dalam amanatnya, Conibius memberikan penghormatan dan apresiasi kepada para tokoh yang menjadi pelopor pembentukan Kecamatan Mazino, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia.


Sejumlah tokoh yang disebut antara lain Motano Zamili, Folakhomi Zamili, Sarieli Salawazo, dan Yanto Gohae, yang juga pernah menjabat sebagai Camat Mazino. Conibius Zamili sendiri turut menjadi bagian dari perjuangan tersebut.


«“Perjuangan pembentukan kecamatan ini telah melalui perjalanan panjang, mulai dari cetusan awal tahun 1998 dengan nama TOMA (Toone Asi Mazino), hingga kami gagas kembali pada tahun 2006. Para tokoh penggagas 1998 yang masih hidup hingga saat ini, seperti Bapak Motano Zamili, Bapak Folakhomi Zamili, Bapak Sarieli Salawazo, dan Bapak Yanto Gohae, adalah sosok yang juga konsisten memperjuangkan pemekaran ini di tahun 2006,” ujar Conibius dalam amanatnya.»


Ia menegaskan, semangat dan jasa para tokoh tersebut harus terus dikenang serta menjadi teladan bagi generasi penerus.


“Semangat beliau semua, serta jasa para almarhum perintis lainnya, harus terus kita jaga dan teladani demi kemajuan Kecamatan Mazino di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara,” lanjutnya.


Peringatan HUT ke-81 RI tersebut semakin semarak dengan penampilan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Mazino. Aksi defile dengan langkah tegap dan penuh disiplin mendapat perhatian serta apresiasi dari ratusan warga dan peserta upacara yang hadir.


Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama Camat Mazino Conibius Zamili bersama jajaran Forkopimca, pimpinan instansi, aparatur sipil negara (ASN), serta seluruh anggota Paskibra Kecamatan Mazino di depan panggung utama.


Peringatan HUT ke-81 RI di Desa Hilizalootano tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus mengenang perjuangan para tokoh daerah dalam proses pembentukan Kecamatan Mazino sejak 1998 dan 2006.


Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menanamkan semangat nasionalisme, kedisiplinan, dan penghargaan terhadap sejarah kepada generasi muda di Kecamatan Mazino dan Kabupaten Nias Selatan.


Keterangan Foto:

Aksi defile Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) saat melintas dengan penuh disiplin di hadapan peserta upacara pada peringatan HUT ke-81 RI di halaman Desa Hilizalootano, Kecamatan Mazino, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Senin (17/8/2026).

Laporan: Bung Harita

×