Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Label

Cuaca Ekstrem Terjang Pemalang Selatan Robohkan Pohon Besar dan Bangunan

Jumat, Juli 24, 2026 | 18:35 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-24T11:35:07Z

Siarankabar.com, Pemalang - Bencana angin kencang melanda wilayah kecamatan Moga dan sekitarnya sejak Kamis (23/07) hingga pagi hari ini,Jum'at (24/07) mengakibatkan sebuah rumah di RT 006/ RW 003 Dukuh Kembang, Desa Mandiraja, Kecamatan Moga rusak tertimpa pohon kelapa. 


Selain itu, pohon tumbang juga mengakibatkan kabel PLN terputus sehingga di wilayah ini aliran listrik sementara padam, sementara itu relawan gabungan sedang bersiap melakukan evakuasi ke lokasi kejadian.


Suasana di desa Mandiraja yang awalnya biasa saja mendadak berubah mencekam ketika gemuruh angin kencang berputar kencang menerjang wilayah Desa di Kecamatan Moga tersebut ,


Berdasarkan pantauan di lapangan, terjangan angin merontokkan genting serta merusak bagian atap rumah warga dalam hitungan menit. 


"Anginnya datang tiba-tiba, gemuruhnya kencang sekali. Warga langsung lari keluar karena takut atap rumah ambruk," ujar salah seorang warga setempat , yang tidak mau disebut namanya.


Tidak hanya merusak perumahan warga, amukan angin ribut ini juga merobohkan pohon-pohon besar di ruas jalan utama wilayah Dukuh Kembang. Batang pohon yang melintang menutup badan jalan sempat menghentikan laju kendaraan dari kedua arah. 


Mendapat laporan darurat dari warga, tim gabungan relawan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang langsung bergerak cepat menuju lokasi. Petugas berjibaku memotong batang pohon yang menutupi jalan agar akses transportasi bisa kembali normal. 


Kepala Pelaksana BPBD Pemalang Agus Ikmalludin, saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya mengatakan, bahwa dengan adanya kondisi angin kencang saat ini,warga dihimbau untuk waspada dan berhati-hati, setiap saat bencana bisa terjadi,


"Masyarakat untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitarnya, karena bencana hidrometeorologi kering dapat berdampak pada kenaikan suhu, angin kencang yang berpotensi terjadinya bencana,setiap saat" terang Agus,pada Jum'at ( 24/7 ).


Hingga berita ini diturunkan, petugas masih mendata kerugian material akibat kerusakan rumah. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam insidenini.


Pihak berwenang terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan, yang mengakibatkan terjadinya bencana alam.(Ragil).

×