CIKEAS, JAWA BARAT – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam maupun konflik sosial yang dapat mengancam keamanan dan keselamatan masyarakat.
Penguatan kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan di Cikeas, Jawa Barat, Senin (7/9). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan personel sekaligus sarana dan prasarana dalam menghadapi berbagai situasi darurat.
Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan bahwa penanganan berbagai potensi ancaman harus mengedepankan pencegahan, deteksi dini, serta mitigasi.
“Siaga sebelum terjadi, hadir saat masyarakat membutuhkan,” menjadi semangat utama dalam penguatan kesiapsiagaan tersebut.
Dalam menghadapi bencana, Polri menyiapkan personel dan berbagai dukungan, mulai dari evakuasi, pencarian dan pertolongan korban, pengamanan, pengaturan jalur evakuasi, pelayanan kesehatan, bantuan logistik hingga dukungan psikososial.
Sementara dalam menghadapi konflik sosial, Polri mengedepankan komunikasi, pemahaman terhadap akar persoalan serta pendekatan persuasif guna mencegah eskalasi dan menjaga situasi tetap kondusif.
Melalui kesiapsiagaan tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Tujuannya jelas: memastikan masyarakat tetap aman, tertolong, dan terlindungi dalam setiap situasi.


