Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Label

Hebat!! "Program pemulihan Ekosistem dan tanam Mangrove kegiatan nyata "PT Wijaya Laksmi Bhuana Agung beserta Taman Nasional Bali Barat"

Senin, Agustus 10, 2026 | 19:40 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-10T12:45:00Z

 



Siaran kabar | Jembrana Bali – Penanaman Pohon Mangrove dan pemulihan ekosistem laut diselenggarakan oleh PT.Wijaya Laksmi Bhuana Agung dan Taman Nasional Bali Barat yang didukung dari sebuah Yayasan Royal Nusantara Agung. Kegiatan ini kita laksanakan tanam pohon mangrov di Desa Sumber Klampok/ Teluk Prima pada Senin (10 Agustus 2026).


Dalam kesempatan ini para tamu undangan yang menghadiri penanaman pohon mangrove adalah Perwakilan bapak kepala KPH Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Taman Nasional Bali Barat (Bapak Andang beserta jajaran), perwakilan prince Albert 2 Monaco _ Foundation (Mr. Alex), Camat Gerokgak (I Gede Rimbawa Giri), Danramil Gerokgak (Kapten Infantri Made Sudiarcana), Kapolsek Grokgak (Bhabinkamtibmas Aipda Wayan Suparma), Kepala Desa Sumber klampok (Wayan Sawitra Yasa), Bendesa Adat semuanya, kelien subak se - kecamatan Gerokgak, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Sumber klampok, Ketua Pokdarwis segara indah sumber klampok, LPD Sumber klampok, para Nelayan wana segara, para Nelayan Bunga indah, Yayasan mulat sarira, Batur Kalawasan, pasemetonan puri patemon, Sangar Bona Alit, komunitas seke Demen Berbagi, Yayasan Bumi Bali Bagus, yayasan kerta boga sari, yayasan kasih insan semesta, yayasan kesatria keris Bali, yayasan pancer langit, yayasan rasa boga sari, yayasan wanara petak.


Dari semua para peserta dan tamu yang hadir semoga acara penanaman pohon mangrove berjalan lancar dan dari pihak panitia mengucapkan trimaksih atas kehadirannya.ujar Ambarwati 


R.A. Ambarwati Kencono Wungu selaku Direktur Utama menjabarkan tentang Penanaman pohon mangrove di Bali Barat Menurutnya, gerakan tersebut menjadi contoh nyata sinergi Pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dalam memulihkan ekosistem mangrove secara berkelanjutan.


Dijelaskan pula "rencana penanaman mangrov secara berkala dan berkesinambungan mengingat luas area kurang lebih 19 Hektare yang akan kita lakukan penanaman dan perawatan, Perawatan tersebut akan dilakukan oleh kelompok subak kemudian dari PT/Yayasan akan memberikan point berhadiah kepada semua subak yang berhasil dalam merawatnya", tegasnya.


Pelaksana Tugas Taman Nasional Bali Barat sebut saja bapak Andang ikut menjelaskan bahwa , mangrove memiliki fungsi strategis sebagai pelindung alami pantai dari abrasi dan erosi, menjadi tempat tinggal serta tempat berkembang biak ikan dan hewan laut, menyerap gas karbon dioksida untuk melawan perubahan iklim, serta menyaring kotoran dan limbah agar air laut tetep bersih, tegasnya. 


Perwakilan dari Prince Albert Monaco/Mr.Alex menambahkan bahwa "hari ini kita bukan hanya menanam mangrove tetapi kita menanam harapan, menjaga pesisir laut, lingkungan hidup untuk generasi akan datang dan kami membawa semangat dukungan dari Monaco terhadap konservasi alam ini", harapanya antara Monaco dan Yayasan Royal Nusantara Agung dapat membangun kolaborasi nyata berkelanjutan. (Red/MK)

×