Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Sejumlah Kepala Sekolah Kecewa Dipindah Tugaskan Jauh dari Domisili

5/25/2026 | 13:21 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-25T06:21:19Z

Siarankabar.com, Pemalang - Penerimaan surat keputusan (SK) penugasan dari Bupati Pemalang terhadap ratusan Kepala sekolah dari jenjang TK hingga Sekolah Menengah Pertama ( SMP) banyak menimbulkan kekecewaan 


Penyerahan SK yang digelar di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Comal dan dihadiri sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) serta Ketua DPRD pada hari Minggu (24/5) kemarin, hingga hari ini banyak menuai kekecewaan sejumlah kepala sekolah.

Mereka mengaku kecewa karena lokasi penugasan baru dinilai terlalu jauh dari tempat tinggal mereka.


Beberapa kepala sekolah bahkan terlihat menahan tangis lantaran harus bertugas di wilayah yang cukup jauh dari domisili saat ini.


"Saya sudah tua domisili di Ampelgading tapi ditugaskan di Petarukan yang jarak tempuhnya puluhan kilometer dengan akses jalan yang belum bagus" ujar salah satu KS yang tak mau disebut namanya, pada Senin (25/5).


Hal senada juga disampaikan kepala sekolah lainnya ia mengaku tinggal di kecamatan Taman tetapi mendapat penempatan tugas di wilayah lain kecamatan dimana setiap hari harus menempuh jalur Pantura yang selalu padat dengan kendaraan besar 


"Saya was -was kalau melewati jalur Pantura karena lalulintasnya terlalu ramai keluhnya.


Para kepala sekolah menilai kebijakan penugasan yang jauh dari domisili akan berdampak pada pengeluaran pribadi tenaga hingga waktu tempuh perjalanan dan keamanan jalur yang dilewati menuju sekolah tempat mereka bertugas.


Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Pemalang dapat mengevaluasi kembali kebijakan penempatan kepala sekolah dan guru agar lebih mempertimbangkan jarak domisili dengan lokasi tugas.


Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pemalang Khaeron saat dikonfirmasi tidak ada ditempat Salah satu staffnya Tatar hanya memberikan tanggapan singkat saat dimintai penjelasan terkait dasar pertimbangan penugasan yang dinilai terlalu jauh dari tempat tinggal para kepala sekolah.


"Itu sudah menjadi keputusan final dan penjelasan lebih lanjut silahkan menemui pak Khaeron" tuturnya.


Kebijakan penugasan tersebut kini menjadi perhatian di kalangan tenaga pendidik, terutama bagi kepala sekolah berusia lanjut yang harus menempuh perjalanan jauh setiap hari untuk menjalankan tugasnya. (Ragil).

×