Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

iklan

iklan

Indeks

Sakit Hati dan Motif Ekonomi, Menantu Dalangi Perampokan Berujung Pembunuhan di Rumbai

5/03/2026 | 21:19 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-03T14:19:37Z

Siaran Kabar | PEKANBARU – Kasus perampokan disertai pembunuhan yang menewaskan seorang perempuan di Jalan Kurnia II, Rumbai, Pekanbaru, mulai menemui titik terang. Polisi mengungkap motif di balik aksi keji tersebut dipicu oleh rasa sakit hati pelaku terhadap korban yang merupakan mertuanya sendiri, serta dorongan ekonomi.


Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Muharman, menjelaskan bahwa pelaku utama berinisial AF nekat merencanakan aksi tersebut karena kerap dimarahi oleh korban selama tinggal satu rumah.


“AF sakit hati karena sering dimarahi oleh korban yang merupakan mertuanya. Selain itu, ada juga motif ekonomi, yakni ingin menguasai harta korban,” ujar Muharman, Minggu (3/5/2026).


Dalam menjalankan aksinya, AF tidak sendiri. Ia dibantu oleh tiga pelaku lainnya, salah satunya berinisial SL yang berperan sebagai eksekutor dalam aksi kekerasan.


“Pelaku SL bertindak sebagai eksekutor yang memukul korban menggunakan balok kayu,” jelasnya.


Tim gabungan Resmob Jatanras Polda Riau bersama Satreskrim Polresta Pekanbaru bergerak cepat melakukan penyelidikan. Hasilnya, keempat pelaku berhasil ditangkap di lokasi berbeda, bahkan hingga lintas provinsi.


“Empat pelaku berhasil diamankan. Dua di antaranya ditangkap di Aceh Tengah, sementara dua lainnya diamankan di Kota Binjai, Sumatera Utara,” ungkap Muharman.


Meski motif utama telah terungkap, pihak kepolisian masih terus mendalami peran masing-masing pelaku serta kronologi lengkap kejadian. Seluruh hasil penyelidikan akan dipaparkan secara rinci dalam konferensi pers resmi.


“Besok siang akan kita sampaikan secara lengkap dalam jumpa pers,” tambahnya.


Sebelumnya, kasus ini sempat menghebohkan warga Rumbai setelah korban ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya. Polisi memastikan akan mengusut tuntas perkara ini hingga ke akar.

×