Siaran Kabar | MEDAN — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumut) menjalin kolaborasi dengan Kompeten Akademi Muda Indonesia dalam menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi skema Digital Marketing guna memperkuat kompetensi mahasiswa di era digital. Sabtu, 2 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula FEBI UIN Sumatera Utara ini diikuti oleh 41 peserta, terdiri dari 36 mahasiswa FEBI UIN Sumut dan 5 peserta dari Universitas Alwashliyah Medan. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri.
Dekan FEBI UIN Sumatera dalam Hal ini diwakili oleh Wakil Dekan II Bidang AUPK, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A dan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Marliyah, M.Ag pada sambutannya menyampaikan pesan “Digital marketing bukan lagi sekadar keterampilan tambahan, melainkan kebutuhan utama. Mahasiswa harus mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai peluang untuk berkembang, baik dalam dunia kerja maupun kewirausahaan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini berperan penting dalam mendukung kelengkapan dokumen akademik mahasiswa, khususnya dalam Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).
“Sertifikasi kompetensi akan menjadi nilai tambah dalam SKPI mahasiswa, sehingga lulusan tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga bukti konkret atas kompetensi yang dimiliki,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, di antaranya Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Dr. Marliyah, M.Ag, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A, serta Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Alwashliyah Medan, Hablil Ikhwana, SE., MM.
Sementara itu, Direktur Kompeten Akademi Muda Indonesia, Dr. (C). Ivan Suaidi, S.Sos., M.M, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang berbasis praktik agar peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara langsung.
“Kami ingin memastikan bahwa peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktik yang aplikatif. Digital marketing adalah skill wajib di era saat ini, dan sertifikasi menjadi bukti bahwa kompetensi tersebut telah diakui,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa sertifikasi yang diperoleh peserta dapat menjadi keunggulan tersendiri dalam menghadapi persaingan dunia kerja.
“Melalui sertifikasi ini, mahasiswa memiliki nilai tambah yang dapat dimasukkan dalam SKPI, sehingga lebih siap bersaing di dunia profesional,” lanjutnya.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber utama, Andrie Andropia, seorang internet marketer dan Facebook Ads expert asal Indonesia. Ia dikenal sebagai praktisi yang sukses membangun bisnis produk fisik dan digital sejak 2014 dengan capaian lebih dari 100.000 penjualan dan omzet mencapai miliaran rupiah.
Dalam sesi pelatihan, Andrie membagikan pengalaman praktis terkait strategi pemasaran digital, mulai dari riset pasar, pembuatan konten, hingga optimalisasi iklan berbayar.
“Digital marketing bukan hanya soal teori, tetapi soal eksekusi. Siapa yang cepat mencoba, menguji, dan memperbaiki strategi, dialah yang akan unggul di pasar digital,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi komprehensif, mulai dari dasar-dasar digital marketing, strategi pemasaran online, hingga praktik langsung dalam mengelola kampanye digital.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang pelatihan, mencerminkan meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya penguasaan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta tidak hanya siap mengikuti uji sertifikasi, tetapi juga mampu memanfaatkan keterampilan digital marketing untuk menciptakan peluang kerja maupun usaha secara mandiri.
Kolaborasi ini sekaligus menegaskan komitmen FEBI UIN Sumatera Utara dan Kompeten Akademi Muda Indonesia dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di era digital.



