Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

iklan

iklan

Indeks

Perkuat Ketahanan Pangan, Kapolsek Tabir Ulu Gencar Sosialisasikan Budikdamber Lele dan Kangkung

4/25/2026 | 10:09 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-25T03:09:32Z

Siaran Kabar | TABIR ULU – Polsek Tabir Ulu terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah hukumnya. Kali ini, Kapolsek Tabir Ulu beserta jajaran Bhabinkamtibmas gencar melakukan sosialisasi inovasi ketahanan pangan mandiri melalui teknik Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember) di desa-desa wilayah Kecamatan Tabir Ulu.

Inovasi ini mengombinasikan budidaya ikan lele dan tanaman kangkung dalam satu wadah terbatas, yang dinilai sangat efektif untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga secara mandiri.


Manfaatkan Lahan Sempit di Desa

Kapolsek Tabir Ulu menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengedukasi warga agar lebih produktif meskipun hanya memiliki lahan pekarangan yang terbatas.


Kami ingin mengajak masyarakat wilayah hukum Polsek Tabir Ulu untuk kreatif. Dengan modal minimalis menggunakan ember, warga sudah bisa menghasilkan protein dari ikan lele sekaligus sayuran kangkung segar dari atasnya," ujar Kapolsek Tabir Ulu Iptu Supranata SH MH saat memberikan peragaan langsung bersama pemerintahan desa di aula desa.


Sinergi Kamtibmas dan Ketahanan Pangan

Menurut Kapolsek, ketahanan pangan merupakan salah satu pilar stabilitas keamanan di tingkat desa. Jika kebutuhan pokok warga terpenuhi secara mandiri, maka potensi kerawanan sosial dapat diminimalisir.

Dalam sosialisasi tersebut, personel Polsek memberikan edukasi teknis mulai dari:

1. Penyediaan Wadah: Menggunakan ember plastik berukuran 80 liter yang dilubangi bagian tutupnya.

2. Sistem Hidroponik: Meletakkan gelas plastik berisi bibit kangkung di pinggiran atas ember.

3. Ekosistem Terpadu: Air kolam lele yang kaya nutrisi akan menyuburkan tanaman kangkung tanpa perlu pupuk tambahan.


Dukungan untuk Ekonomi Lokal

Selain untuk konsumsi rumah tangga, Kapolsek berharap Budikdamber ini bisa dikembangkan menjadi UMKM baru di wilayah Tabir Ulu.

"Jika satu rumah punya 5 sampai 10 ember, hasilnya tentu bisa dijual ke pasar atau tetangga sekitar. Ini adalah peluang ekonomi kreatif di tengah situasi ekonomi yang dinamis," tambahnya.


Kegiatan sosialisasi ini akan terus dilakukan secara door-to-door oleh para Bhabinkamtibmas di setiap desa di Kecamatan Tabir Ulu guna memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan ilmu bermanfaat ini untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. Hirian Hidayat (Kaperwil Jambi) 

×