SUKABUMI, JAWA BARAT — Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., mengajak generasi muda untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta mempersiapkan diri sebagai generasi penerus yang mampu membawa Indonesia semakin maju.
Pesan tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Umat Islam (PUI) 2026 di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9).
Kapolri menegaskan bahwa keberagaman suku, budaya, serta kekayaan sumber daya yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan besar. Namun, potensi tersebut hanya dapat menjadi modal menuju Indonesia maju apabila seluruh elemen bangsa mampu menjaga persatuan dan kesatuan.
Menurutnya, Gerakan Pramuka menjadi salah satu wadah strategis dalam membentuk generasi muda yang memiliki pengetahuan, karakter, kedisiplinan, keterampilan, sekaligus kepedulian terhadap sesama.
Kapolri juga mengingatkan para generasi muda agar tidak terjerumus dalam berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan, seperti narkoba, judi online, tawuran, geng, kejahatan, hingga penyebaran paham negatif melalui media sosial.
> “Kalian semua adalah calon-calon penerus, calon-calon pemimpin bangsa. Sehingga kemudian harus saling menjaga, harus saling merawat, dan terus meningkatkan persatuan dan kesatuan. Karena hanya dengan persatuan maka Indonesia ini akan menjadi maju,” tutur Kapolri.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan Indonesia tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga pada kualitas generasi muda yang memiliki karakter kuat, mampu menjaga kebersamaan, serta menempatkan persatuan sebagai fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dengan semangat persatuan, generasi muda diharapkan mampu menjadi kekuatan sekaligus motor penggerak Indonesia menuju masa depan yang lebih maju, aman, dan berdaya saing. (MHD)


