Kabupaten Semarang | SIARAN KABAR - Beberapa Aliansi gabungan perduli lingkungan kabupaten Semarang dan sekitarnya mengadakan rapat Tolak Geotermal Panas Bumi yang rencana di kawasan Situs Candi Gedhong songo, berjalan kompak dan solid di kecamatan Pringapus, kabupaten Semarang pada Sabtu, (19 /9/26).
Peserta yang hadir kurang lebih 150 orang yang diprakarsai oleh para ketua paguyuban pelestari alam dan pemerhati budaya kab.Semarang, acara dimulai pukul 10.00 wib dan berakhir pukul 14 . 00 wib acara berjalan lancar kompak Tolak Geotermal panas bumi, Rahaman menjelaskan bahwa Proyek Geotermal panas bumi adalah penistaan agama karena kawasan candi tersebut dipakai ibadah oleh kapitayan, kejawen, Hindu, Budha dan masyarakat sekitar yang masih nguri - nguri leluhur, dan dijelaskan juga bahwa proyek ini pendana dari work bank dan itu dana pinjaman, khawatir nantinya rakyat yang menanggung hutang besar. Selain itu warga kawatir akan adanya kekeringan dan matinya sumber air gn. ungaran,tegas Masyarakat menolak progam geotermal itu.
Yang paling ditekankan dalam proyek geotermal panas bumi ini siapa yang bertanggung jawab? Tegas nya. Karena proyek tersebut sangat berbahaya dan dampaknya sangat besar,lebih baik kita tidak memakai listrik dari pada kita tidak bisa hidup , masyarakat sangat cemas atas Geotermal itu dan lebih bijak jika Pemerintah pusat, pemerintah daerah tidak usah proyek itu di kabupaten / Kota Semarang, imbuhnya.
Ni'am menjelaskan pula tentang hasil rapat Dialog saat dikampus Undip kota Semarang bahwa rapat kemarin sudah di kordinasi secara masiv karena sedikit ada narasi yang memberatkan sebelah, sempat juga sedikit adat kericuhan masyarakat yang ikut hadir. Selanjutnya menjelaskan tentang Gunung Telomoyo 3.7 Trilyun anggaran yang akan disiapkan oleh pemrakarsa.Dampaknya sangat berbahaya ada reaktiv gunung Ungaran sesar aktiv yang bisa berakibat Gempa bumi, Sisi lain dari Situs akan runtuh karena penurunan tanah akibat pengeboran dan berakibat rusak, sama saja penistaan agama,dan jika proyek Geotermal ini tidak jadi maka akan di pindahkan ke lokasi baru ke Kabupaten kendal wilayah Medini ( kebun teh milik PTP) tegasnya.
Atas kesepakatan Aliansi masyarakat semua yang hadir diacara ini Tetap Menolak GEOTERMAL PANAS BUMI yang berada di kawasan Gn. Ungaran dan Pegunungan Telomoyo kabupaten Semarang,Kompak nyatakan TOLAK GEOTERMAL, tegasnya.
Dari liputan media Nasional menjelaskan pula bahwa media akan konsisten memberitakan secara Aktual tajam dan terpercaya, tegas nya. (Redaksi/ Alfian)



