Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Label

Oknum Pengusaha DP Minta Maaf kepada Danrem 023/KS Usai Catut Nama Saat Berkomunikasi dengan Awak Media

Rabu, Agustus 19, 2026 | 22:31 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-19T15:31:26Z

Tapteng | siarankabar.com – Oknum pengusaha berinisial DP menyampaikan permohonan maaf kepada Danrem 023/KS atas pernyataannya yang menyebut nama Danrem saat berkomunikasi dengan sejumlah awak media.


Pernyataan tersebut sebelumnya menjadi sorotan setelah DP diduga mengeluarkan ucapan bernada intimidasi kepada awak media yang tengah melakukan peliputan terkait aktivitas pembangunan dan pengerukan tanah urug di Lingkungan IV, Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.


Setelah dikonfirmasi dan diundang oleh Pasintel Korem 023/KS, Mayor Boston Siregar, DP mengakui kekeliruannya dan menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besar Korem 023/KS, khususnya kepada Danrem.


“Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada keluarga besar Korem 023/KS, terkhusus kepada Danrem, karena telah mencatut namanya saat percakapan dengan awak media,” ujar DP di kantor staf Intel Korem 023/KS, Rabu (19/8/2026).


DP menegaskan bahwa penyebutan nama Danrem tersebut tidak dimaksudkan untuk mencemarkan nama baik pribadi maupun institusi Korem 023/KS.


“Sama sekali tidak ada motivasi lain dalam ucapan saya tersebut. Saya salah sebut. Karena itu saya menyampaikan permohonan maaf,” ungkapnya.


DP juga menyatakan permohonan maaf tersebut disampaikan secara ikhlas dan penuh kesadaran atas kekeliruannya.


Sementara itu, Pasintel Korem 023/KS Mayor Kav Boston Siregar mengingatkan agar berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan yang menyangkut nama orang lain apalagi pejabat publik.


“Kami mengingatkan, mencatut nama siapapun, apalagi tidak saling kenal, bisa dikategorikan perbuatan melawan hukum yang mengarah pada dugaan pencemaran nama baik,” ujarnya.


Menurutnya, pihak Korem dengan mengundang kedua belah pihak, baik DP maupun insan pers, untuk mengklarifikasi persoalan tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman.


“Kedua belah pihak kita undang, baik DP maupun insan pers, agar masalah ini terang benderang. Ke depannya kami berharap kepada teman-teman media untuk bersinergi dan saling mendukung,” pungkasnya.


Dengan adanya permohonan maaf tersebut, diharapkan persoalan terkait penyebutan nama Danrem tidak kembali menimbulkan kesalahpahaman antara DP, Korem 023/KS dan insan pers. (Samo Lahagu)

×