Siaran Kabar | Batubara - Peristiwa kecelakaan lalu lintas tragis yang terjadi di Jalan Tol Lima Puluh–Indrapura Km 118+400 Jalur B, tepatnya di Desa Tanjung Muda, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Minggu (21/06) sekira pukul 03.00 Wib.
Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, S.H., M.H mengatakan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi diketahui bahwa mobil travel yang membawa 20 penumpang berangkat dari Kota Tanjung Balai menuju Bandar Basilam, Kabupaten Langkat.
"Kendaraan yang dikemudikan Erwinsyah Harahap diduga menabrak bagian belakang sebuah truk yang berada di depannya dan bergerak searah. Setelah kejadian, truk tersebut tidak berada di lokasi dan saat ini masih dilakukan pencarian oleh petugas, katanya, Minggu (21/06) sekira pukul 11.00 Wib.
Berdasarkan data sementara, kecelakaan tersebut mengakibatkan 4 orang meninggal dunia, 8 orang mengalami luka berat dan 9 orang mengalami luka ringan. Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan juga menyebabkan kerugian material sekitar Rp2.000.000,- dengan kondisi mobil travel mengalami kerusakan berat pada bagian depan.
Kapolres Batu Bara juga menerangkan Korban yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut masing-masing Nuraini (62), Atah (60), Ucok (62), dan Lasirah (70). Sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka berat maupun luka ringan dan saat ini mendapatkan perawatan medis di RSU Bidadari Batu Bara.
"Sedangkan satu unit mobil penumpang travel bernama Darma Putra jenis Isuzu warna hijau BK 7604 VK yang dikemudikan bernama Erwinsyah Harahap (33) dengan satu unit mobil barang (truk) yang hingga saat ini belum diketahui nomor polisi maupun identitas pengemudinya dan masih dalam proses penyelidikan petugas," jelasnya.
Polres Batu Bara mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, menjaga jarak aman berkendara, mematuhi batas kecepatan, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
"Saat ini Satlantas Polres Batu Bara masih terus melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap kendaraan truk yang terlibat guna memastikan penyebab pasti kecelakaan serta menindaklanjuti proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku, "pungkasnya. (Rahmad Dana Tanjung/Batubara)


