Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Optimalkan Aset dan Atasi Overkapasitas, Lapas Kendal Koordinasi dengan Dinas PUPR

Sabtu, Juni 20, 2026 | 13:42 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-20T06:42:22Z

 


Siarankabar.com, Kendal -  Jajaran pejabat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendal melakukan kunjungan dan koordinasi ke kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kendal 


Kunjungan strategis ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti penanganan aset bangunan berstatus rusak berat di Karangsari, melakukan penilaian risiko (risk assesment) rumah dinas, serta membahas proyeksi revitalisasi gedung Lapas guna mengatasi masalah overkapasitas.


Kedatangan pihak Lapas Kendal yang diwakili oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU), Rini Sulistiyowati, dan Kepala Urusan (Kaur) Umum, Adnan Adhy Kurniawan, disambut langsung oleh Bapak Titus selaku Subkoordinator Perencanaan di Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kendal.


Diskusi tatap muka ini berfokus pada pembahasan hasil penilaian kondisi fisik bangunan rusak berat di Karangsari yang sebelumnya telah dilakukan di lapangan. Data dari hasil penilaian tersebut dibedah bersama guna menyamakan persepsi serta menentukan arah kebijakan teknis ke depan, termasuk rencana penilaian risiko terhadap rumah dinas pegawai secara menyeluruh.




"Karena sebelumnya sudah dilakukan penilaian terhadap kondisi bangunan di Karangsari tersebut, agenda kedatangan kami hari ini adalah untuk mendiskusikan hasilnya bersama Bidang Cipta Karya. Kami ingin berkonsultasi mengenai langkah selanjutnya agar seluruh tahapan pasca-penilaian berjalan sesuai regulasi pengelolaan Barang Milik Negara (BMN)," jelas Kasubbag TU Lapas Kendal, Rini Sulistiyowati,pada Sabtu ( 20/6 ).


Kaur Umum Lapas Kendal, Adnan Adhy Kurniawan, menambahkan bahwa koordinasi langsung ini sangat krusial untuk meminta pandangan teknis dari ahlinya. Berbekal rekomendasi dari hasil penilaian yang sudah ada, pihak Lapas mematangkan keputusan apakah aset di Karangsari tersebut nantinya lebih tepat diusulkan untuk rehabilitasi total atau diajukan dalam proses penghapusan aset negara.


Selain membahas penataan aset, pertemuan ini juga mengagendakan pembahasan krusial mengenai proyeksi revitalisasi bangunan utama Lapas Kendal. Langkah ini mendesak untuk diantisipasi mengingat kapasitas hunian lapas yang kian meningkat (overkapasitas).


Pihak Lapas meminta masukan dan asistensi dari Bidang Cipta Karya terkait perencanaan tata ruang, desain gedung, serta estimasi kebutuhan pengembangan bangunan ke depan. Revitalisasi ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang terhadap kepadatan hunian sekaligus meningkatkan standar keamanan dan kenyamanan, baik bagi warga binaan maupun petugas.


Sementara itu, pihak Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kendal melalui Bapak Titus menyambut baik kunjungan ini dan memberikan berbagai masukan teknis berdasarkan hasil analisis data di lapangan. Sinergi ini dinilai sangat diperlukan agar langkah penataan dan pengembangan fisik yang diambil oleh Lapas Kendal tetap selaras dengan aturan tata ruang daerah serta tata kelola aset yang tepat.


Melalui diskusi yang produktif ini, Lapas Kendal berharap segera memperoleh kejelasan langkah terkait penataan aset bangunan Karangsari serta tersusunnya revitalisasi gedung Lapas yang matang demi mengatasi over kapasitas.( Ragil).

×