Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

iklan

iklan

Indeks

Modus Penipuan Berkedok Pinjaman Online, Gadis Kehilangan Rp100 Ribu Demi Janji Rp5 Juta

1/12/2026 | 12:15 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-12T05:15:54Z




Medan // Siarankabar.com – Modus penipuan dengan kedok pinjaman uang kembali memakan korban. Seorang gadis harus menelan pil pahit setelah kehilangan uang sebesar Rp100 ribu, usai tergiur janji pencairan pinjaman sebesar Rp5 juta yang diduga mengatasnamakan koperasi. (6/1)

Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula saat dirinya tengah membutuhkan biaya untuk pengobatan sang ibu. Dalam kondisi terdesak dan tidak memiliki jalan keluar, korban kemudian mencari bantuan pinjaman melalui komunikasi daring.

Pelaku yang mengaku sebagai pihak koperasi menjanjikan pinjaman sebesar Rp5 juta. Namun, sebelum pencairan dana dilakukan, pelaku meminta korban untuk mentransfer uang administrasi sebesar Rp100 ribu sebagai syarat pencairan.

Tanpa curiga, korban menuruti permintaan tersebut dan langsung mengirimkan uang sesuai nominal yang diminta. Namun setelah dana diterima pelaku, komunikasi melalui aplikasi WhatsApp mendadak terputus. Pesan korban tidak lagi dibalas, dan pelaku menghilang tanpa memberikan penjelasan apa pun.

Upaya korban untuk mendapatkan pinjaman demi biaya berobat ibunya pun berakhir sia-sia. Alih-alih mendapatkan bantuan, korban justru menjadi sasaran penipuan yang memanfaatkan kondisi darurat dan keputusasaan.

Dari penelusuran yang dilakukan, nomor WhatsApp dan akun Dana yang digunakan pelaku tidak teridentifikasi saat dicek melalui aplikasi GetContact, sehingga menyulitkan korban untuk melacak identitas pelaku.

Hingga berita ini diterbitkan, diketahui sudah terdapat sejumlah korban lain yang mengalami penipuan dengan modus serupa. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap tawaran pinjaman online, terutama yang meminta pembayaran biaya administrasi di awal sebelum dana dicairkan.

Pihak berwenang diharapkan dapat segera menindaklanjuti maraknya penipuan dengan modus pinjaman palsu ini, serta mengimbau masyarakat agar melaporkan kejadian serupa kepada aparat penegak hukum.


💻Editor: Meijieli
×