Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

iklan

iklan

Indeks

Klaim 90 Persen Rampung Dinilai Hoaks, Warga Barus Tolak Kehadiran Bupati Tapteng: Tuding Pencitraan dan Minta Plt Camat Diganti

1/04/2026 | 08:18 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-04T01:18:19Z



Tapteng // Siarankabar.com – Klaim pemulihan pascabencana alam di Kecamatan Barus yang disebut telah mencapai 90 persen rampung menuai penolakan keras dari masyarakat. Informasi tersebut dinilai sebagai pemfremingan berita yang diduga dilakukan oleh oknum Wartawan Istana–Merasa Penguasa (WI-MP) yang disebut-sebut melekat dengan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, S.H., M.H.
Pernyataan tersebut sebelumnya beredar luas di media sosial, diunggah oleh akun berinisial DP, yang mengutip statement Plt Camat Barus, Sanggam Panggabean, S.Ag. Beberapa waktu lalu, pernyataan itu menyebutkan bahwa proses pemulihan pascabencana di Barus hampir tuntas.

Namun, fakta di lapangan justru berbanding terbalik. Warga menilai klaim tersebut tidak sesuai dengan kondisi riil yang mereka alami. Bahkan, masyarakat menyebut Bupati Tapteng tidak pernah hadir secara langsung untuk memberikan bantuan saat bencana terjadi.

Situasi memanas ketika Bupati Masinton Pasaribu datang ke Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatra Utara, pada Sabtu (03/01/2026). Kedatangan tersebut justru ditolak warga dan dinilai sebagai upaya pencitraan politik. Sejumlah video penolakan warga beredar luas di media sosial dan dikutip oleh sejumlah wartawan.

Dalam aksi spontan tersebut, masyarakat Barus secara tegas menolak kehadiran Bupati, terjadi keributan, dan warga menyampaikan tuntutan agar Plt Camat Barus, Sanggam Panggabean, diganti.

Tak hanya itu, warga juga menuntut agar Kepala Desa Ujung Batu, Mustafa Husni Tanjung, yang diberhentikan sementara, segera diaktifkan kembali.

Pemberhentian sementara Mustafa Husni Tanjung tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Tapteng Nomor 2673/DPMD/2025. Kebijakan tersebut diduga berkaitan dengan pernyataan Mustafa yang secara terbuka mengucapkan terima kasih kepada salah satu lawan politik Bupati Masinton Pasaribu pasca Pilkada Serentak 2024.

Ucapan terima kasih itu disampaikan menyusul adanya bantuan kemanusiaan berupa sandang, pangan, dan materi kepada warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada Selasa (25/11/2025) di sejumlah wilayah, termasuk Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Di wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapteng, bantuan tersebut disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak, tanpa melalui saluran resmi Pemerintah Daerah (Pemda). Hal inilah yang kemudian menjadi sorotan pihak Bupati, yang menilai tindakan Kades tersebut sebagai bentuk keterlibatan politik yang tidak pantas, serta dianggap melanggar aturan dan etika pemerintahan daerah.

Sementara itu, Mustafa Husni Tanjung menegaskan bahwa ucapan terima kasih yang ia sampaikan murni atas dasar kemanusiaan, tanpa muatan kepentingan politik apa pun.
“Hingga saat ini, yang kami lakukan semata-mata untuk membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” tegas Mustafa.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan atau klarifikasi resmi dari Bupati Tapteng Masinton Pasaribu maupun Plt Camat Barus Sanggam Panggabean terkait penolakan masyarakat Barus, dugaan pemfremingan berita 90 persen rampung, tudingan pencitraan, serta tuntutan pergantian Plt Camat dan pengaktifan kembali Kepala Desa Ujung Batu.


🖍️Penulis: S Lahagu
💻Editor: Bung Meiji
×