Marga Gulo berasal dari Pulau Nias, Sumatera Utara, dan merupakan salah satu dari lima marga yang dipercaya berasal dari leluhur tunggal bernama Silima Ina. Marga-marga lain yang berasal dari Silima Ina adalah Hia, Zebua, Waruwu, dan Zai. Secara historis, marga Gulo berasal dari wilayah Sungai Gidö dan sekarang tersebar di berbagai daerah di Nias, seperti Gidö, Mau, dan Mandrehe.
Asal usul dan penyebaran:
Leluhur: Marga Gulo, bersama Hia, Zebua, Waruwu, dan Zai, diyakini merupakan keturunan dari Silima Ina, yang dipercaya sebagai leluhur bersama dari kelima marga tersebut.
Asal daerah: Secara spesifik, marga Gulo berasal dari daerah Sungai Gidö di Pulau Nias.
Penyebaran: Seiring waktu, kelima marga ini mulai menyebar dan mendirikan kampung masing-masing, sehingga marga Gulo kini ditemukan di berbagai wilayah, termasuk Gidö, Mau, dan Mandrehe.
Hubungan dengan marga lain
Marga bersaudara: Marga Gulo memiliki hubungan kekerabatan dengan marga Hia, Zebua, Waruwu, dan Zai, yang juga merupakan keturunan dari Silima Ina.
Hubungan marga Hia: Beberapa sumber juga menyebutkan bahwa Hiawalangi Sinada (singkatan Hia) menjadi leluhur bagi marga-marga seperti Telaumbanua, Gulo, Mendrofa, dan Harefa.

