Siarankabar.com, Pemalang - Rutinitas di dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pemalang kini diwarnai dengan gemerincing hakken dan warna-warni benang rajut. Sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) perempuan tampak serius namun santai mengikuti pelatihan keterampilan merajut yang diselenggarakan pihak rutan, bekerja sama dengan pihak Eksternal dari Bantarbolang, Pemalang,
Dalam pelatihan ini, para warga binaan dibekali keahlian dasar hingga mahir dalam membuat berbagai produk kerajinan tangan bernilai jual, seperti bros, tas, dompet, hingga konektor masker. Bukan sekadar mengisi waktu luang, kegiatan ini dirancang sebagai sarana terapi untuk mengasah kesabaran, melatih konsentrasi, sekaligus meredam emosi negatif.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Pemalang, Akbar Priambodo, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi warga binaan perempuan untuk terus mengembangkan potensi dan keterampilan diri.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong warga binaan perempuan agar tetap produktif dan memiliki keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Akbar,pada Selasa (30/6 ).
Rutan Pemalang terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang humanis, produktif, dan berkelanjutan guna mendorong terwujudnya warga binaan yang lebih mandiri, terampil, dan siap menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
(Ragil).



